Kamis, 19 Februari 2009

JAWABAN BAGI YANG INGIN BERGABUNG


JAWABAN BAGI YANG INGIN BERGABUNG BERSAMA KAMI (ENM)

Shalom,

Kami mengucap syukur atas animo beberapa rekan yang rindu untuk melayani Tuhan bersama dengan kami. Baik yang telah mengirimkan email, SMS maupun menelpon kami. Kami percaya Tuhan telah memanggil anda untuk berfungsi di dalam tubuh Kristus. Kami percaya bahwa setiap anak Tuhan dipanggil olehNYA untuk berfungsi dan menjadi pengaruh yang positif (sebagai terang dan garam) di dunia ini.
Di dalam tubuh Kristus ada begitu banyak ragam pelayanan dan begitu pula aturan (AD/ART). Dulu saat saya mau bergabung dalam sebuah institusi gereja atau yayasan (LSM), maka yang ditanyakan adalah resume (riwayat) pelayanan/pekerjaan. Banyak pelayanan yang hingga kini pun menerapkan hal tersebut dan hal tersebut tidak salah. Semua institusi atau organisasi memiliki kebijakannya masing-masing.
Namun dalam pelayanan kami, kami tidak merekrut orang untuk menjadi staf, mereka yang membantu pelayanan kami rata-rata adalah orang-orang yang kami muridkan dan juga mereka yang memiliki paradigma yang sama. Mereka memberi diri di tengah kesibukan mereka bekerja atau kuliah/studi. Pelayanan The Eagles Nest Ministries, lebih menekankan pada beroperasi sebagai organisme dan mengurangi struktur organisasi yang kaku. Pelayanan kami ini menekankan cara beroperasi sebagai sebuah “keluarga rohani”. Mereka yang melayani bersama kami tidak memiliki jabatan namun mengetahui jawatan atau fungsi mereka. Penekanan kami lebih pada berfungsi sebagai anggota tubuh Kristus. Terlalu sering orang rebutan “jabatan” dan setelah mendapatkannya sama sekali tidak berfungsi akibat hanya ingin “jabatan” tanpa mau memikul konsekwensi jabatan tersebut. Kami sudah “lelah” bekerjasama dengan orang seperti itu (sorry to say that) (1 Kor 12-14)
Bagi mereka yang merasa atau mendengar suara Tuhan bahwa Tuhan menghendaki dirinya untuk bergabung dengan kami, puji Tuhan, namun mari kita membina hubungan persahabatan terlebih dulu. Lebih baik kita saling mengenal satu dengan yang lain, bila kita memiliki hubungan akan lebih mudah kita melayani bersama dan bersepakat dalam menjalan visi dan misi yang sama, sebagai sebuah keluarga rohani. (Am 3:3, Pkh 4:9-12)
Kami terlibat pelayanan sudah lama, dan kami “lelah” main “gereja-gerejaan atau pelayanan”. Kerinduan kami adalah melihat setiap orang percaya bertumbuh dan berfungsi dalam Kristus.
Sebelum melayani Dia, kita harus “reaching up” alias mendekat padaNya dan membina hubungan denganNya. Hingga kita tahu apa yang Bapa kehendaki untuk kita kerjakan, yang kedua “reaching in” bagaimana kita memberkati atau melayani keluarga kita baik keluarga jasmani maupun rohani dan yang ketiga barulah setelah itu “reaching out”, melayani mereka yang ada “di luar sana”. (Yoh 5:19-20, Luk 10:38-42, Kis 13:1-3, 1 Tim 3:1-7)
Kami tidak ingin anda kecewa setelah tergabung dengan kami, sebab “pelayanan kami” tidak seperti bayangan anda. Kami tidak memiliki kantor pelayanan atau fasilitas yang mentereng. Malah dapat dikatakan kami tidak punya apa-apa secara material. Kami pun hanyalah anak-anak Tuhan sederhana, di sini tidak ada “selebritis rohani” atau “macan mimbar”. Kami di sini hanya anak-anakNya yang coba untuk hidup dalam ketaatan sebagai seorang murid Kristus, menjadi terang dan garam di muka bumi. Kami tidak punya apa-apa, namun kami punya hati untuk Tuhan yang kami sembah. Kami melayani Dia bukan karena apa yang dapat Ia berikan, kami melayani karena ingin membalas kasihNya yang besar terhadap kami, sebab Ia layak menerima pujian dan penyembahan kita. (Mat 8:20, Yoh 15:1-10, Mat 5:13-16)
Pelayanan kami tidak besar tetapi kami memiliki Tuhan Maha Besar yang memback-up kami. Pelayanan yang kami kerjakan tidak seperti pelayanan lain, metode-metode pelayanan kami mungkin nampak “nyeleneh” bagi beberapa orang, cenderung menentang arus. Kami adalah “sahabat orang-orang berdosa”, kami melayani kaum marginal dimana “gereja atau pelayanan” pada umumnya memiliki stigma terhadap mereka sebagai trouble maker/ kaum yang bikin “repot” dan “orang sangat berdosa”. Gereja atau komunitas yang kami rintis pun bertemu di rumah-rumah, kadang di cafe, kadang berkumpul di rumah makan, kadang di taman, kadang di trotoar pinggir jalan, kadang di tempat parkir, melalui dunia maya/internet,dll. Saat orang-orang enggan atau ditolak masuk gedung gereja, maka kami membawa gereja ke tengah mereka. (Mat 9:13, Luk 15:1-2, 7,10; Mat 18:20, Kis 2:41-47,Rm 16:5-16, Mat 5:1-2, Luk 5:1-3,dll)
Kami berjejaring dengan berbagai pelayanan sebagai “teman sepelayanan/keluarga” dalam tubuh Kristus baik di dalam negeri maupun mancanegara. Kami tidak memiliki donatur selain “Bapa di Surga”. Kami sendiri tidak memiliki gaji bulanan selain pemeliharaan dari Papa kami di surga. Terkadang orang dengan “motivasi salah” datang ke tempat kami dan melihat seolah kami ini “tambang emas”, sebab berhubungan dengan banyak pelayanan dari mancanegara maka ada “orang-orang” yang berpikir kami banyak uang. Kami mau garis bawahi bahwa kami berjejaring/ bersahabat tanpa ada pamrih terhadap mereka. (1 Kor 12, Ef 4:11-13, Mat 6:25-34) Kadang ada banyak hal unik, saat tubuh Kristus melupakan kami, Tuhan bisa menjamah kaum Kedar (saudara tiri kita) atau bahkan mereka yang “Kristen-kristenan” untuk memberkati kami, ironis namun itulah yang beberapa kali kami alami. (1 Raj 17:1-6, Elia dipelihara burung gagak {binatang haram}; 1 Raj 17:7-24, Elia “diberkati janda Sarfat – Sidon” {wilayah luar Israel/Lebanon pada masa kini, dll})
Jadi bisa ditebak, semua yang melayani bersama kami merupakan volunteer alias relawan yang tidak digaji. Motivasi mereka adalah bertumbuh dalam Kristus dan berfungsi dalam tubuh Kristus, bukan untuk menjadi staf atau memiliki jabatan dalam “pelayanan” apalagi untuk mendapatkan gaji.
Sebab itu yang membantu pelayanan kami mayoritas adalah orang-orang yang kami muridkan. Mereka yang sejak awal pertobatannya mengenal kami luar dan dalam, menangkap isi hati Tuhan yang ada dalam kehidupan kami. Atau rekan-rekan yang memiliki paradigma yang sama dalam hal gereja maupun pelayanan. Mereka melayani bersama kami karena ada “hubungan” satu dengan yang lain. Kami merupakan “sebuah keluarga rohani”, ekklesia/church (kumpulan orang percaya) in action...gereja yang beraksi memperlebar Kerajaan Tuhan. Kami bergerak sebagai gereja Tuhan dalam satu kesatuan tanpa memandang lagi dari institusi/organisasi gereja mana. Selama semua percaya pada Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat dunia, dan Ia sebagai satu-satunya jalan menuju Bapa, kami terima sebagai keluarga dalam Tuhan. (1 Kor 1:10-17, 1 Ptr 2:3-5, 9-10; Yoh 14:6, Kis 2:38, 4:12)
Kami tidak lagi melayani “demi nama The Eagles Nest Ministries”, kami melayani demi nama Tuhan dan tujuan-tujuanNya. Bila pelayanan ini diberi nama, ini merupakan lebih pada identitas bagi tubuh Kristus yang lain untuk lebih mudah mengenali kami. Kami tidak mau mendirikan “menara Babel” lagi, kami mau berfungsi bagi kemuliaanNya. (Kej 11:1-9)
Jadi, bagi mereka yang mau melayani bersama kami, kita bina hubungan terlebih dulu,ya. Agar kita saling mengenal satu dengan yang lain, sebelum kita dapat bersama-sama dapat membawa dampak bagi Kerajaan Tuhan di muka bumi.
Ok guys, thanks ya, bagi semua yang telah menghubungi kami. Saya kesulitan bila harus membalas satu persatu, jadi saya menuliskan sebuah surat secara global bagi rekan-rekan tercinta yang telah menyatakan minatnya atau mungkin yang hendak menghubungi kami. God bless you,all. Keep growing in the Lord and make an impact with Him.

Kasih kami,

Dave & Novie Broos

Tidak ada komentar: